Terkutuk

Prompt 62

 

“Sudah kubilang, Sopik, aku tidak menyukai kucing dan Echan takut binatang! Tolong jangan kau bawa ke Basecamp kita!”

“Tapi kita sudah memelihara Gita, kenapa tidak sekalian pelihara kucing?” Candanya.

Aku tersenyum kecil, “Heh, Gita itu temen kita, bukan kucing!”

“Sama saja, dia seperti kucing!” katanya, masih mengelus-elus kucing kampung dipelukannya.

“Pokoknya aku tidak setuju kalau kau memelihara kucing di Basecamp kita! Aku Tidak Suka!” Jelasku.

“Kau tahu makhluk apa yang sangat tidak menyukai kucing? Penyihir! Dasar Kau memang seperti penyihir!” Tawanya.

Aku mendengus memutar bola mataku, tak mempedulikan gurauan Sopik yang sebenarnya membuat hatiku sedikit tergelitik. Aku bukan tidak menyukai kucing, aku hanya tidak tahu di mana letak lucunya makhluk jelek berbulu itu.

“Berhenti mengatakan aku penyihir, Sopik! Atau kukutuk kau menjadi kucing!” Aku tertawa geli.

Sopik tak peduli, dia mengelus-elus kucing dipelukannya, “Lihat, penyihir kita marah, Reny! Mulai saat ini kau akan kupanggil Reny, kucing lucu….” kekehnya geli. Sungguh menyebalkan sekali, menamai kucing jelek dengan namaku.

“Diam kau Sopik, dasar kucing bodoh!” Aku berteriak menuding ke arah jidat Sopik. Dia terjatuh dengan bunyi berdebum, kucing dipelukannya melompat lari sambil mengeong liar meninggalkan kami. Aku berteriak panik, namun tetap berusaha meraih segala kewarasanku. Suasana mendadak hening, aku terdiam memandang ke sekelilingku, berharap tidak ada siapa-siapa selain kami saat itu.

Aku berjongkok mengelus-elus kepala Sopik. Ia menatapku lurus dengan mata hijaunya. Oh, tidak! Apa yang sudah kulakukan? Ya Tuhanku… aku benar-benar mengutuknya menjadi kucing!

Dibuat untuk mengikuti tantangan Prompt #63 Monday Flash Fiction.

Advertisements

~ by Reny Payus on September 24, 2014.

15 Responses to “Terkutuk”

  1. Aku suka cerita ini.

  2. aak.. bagus. haha. ternyata beneran penyihir, hihihi πŸ˜€

  3. wah… gabung di MFF juga ya. keren!

  4. Aahahahahahakkk…. aku suka! Semoga Sopik ini jadi kucing betina! :)))))

  5. ahahahhaha
    aku udah curiga sih si sopik akan berubah jadi kucing.. keren aja pas kejadian benarann

    salam kenal yah Mbak πŸ™‚

  6. Awww… Sereeemm, ada penyihir! πŸ˜€
    keren ceritanya πŸ™‚

  7. wah… sekarang jadi penyihir rupanya πŸ˜€

  8. wow magic…

  9. kayaknya enak jadi penyihir, bisa mengubah apa aja seenak udelnya. πŸ˜‰

  10. Echan itu siapa? | Oh ya, masih ada kekeliruan penggunaan ‘di’ dalam cerita ini. Di blog MFF pekan lalu ada tulisan mengenai kaidah penggunaan ‘di’. Silakan cek, mudah-mudahan membantu. πŸ™‚

  11. Bimsalabim.. Jreng.. Jreng.. Keren mb..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: