Darah oh Darah

•December 8, 2015 • 1 Comment

HB kurang 0.5pt dari batas normal aja, kalau mau kemo kudu transfusi. Andai punya pacar Edward Cullen, tinggal suruh doi ngider nyari darah brondong. #yekali.
Jadi inget waktu mau operasi elektif dulu, dokter ansthesi ngasi tahunya sehari sebelum operasi. Untungnya itu hari minggu, masi siang, kebetulan si Yuya jenguk dan kami cah socmed. Sibuk lah cari darah 4 kantong.

Ternyata nyari pendonor itu ga mudah. 10 dari pendonor, yang keterima paling 50%nya, itu juga untung-untung. Terpujilah orang-orang yang berbaik hati mendonorkan darahnya, termasuk sukarelawan yang sibuk bantu cari pendonor.

Dan di sini gue diuji. Dokter bilang, ibu kamar sebelah juga butuh darah B, dari hari sebelumnya masih kurang 2ktg lagi. Gue yang waktu itu jg nyari pendonor, ikutan bantuin ibu itu juga.
Tapi… pas ketemu sama anak ibu itu, anaknya itu bener-bener menjatuhkan semua harapannya ke gue, sampe-sampe temen sekamar gue bete dan ngedumel pas anak ibu itu pergi.

Mungkin anaknya lupa kalau gue juga pasien, ga bisa kemana-mana. Sendirian pula, karena mbahnya Rafael belum dateng. Jadi boro-boro gue ke PMI Sardjito buat ngecek, keluar ruangan aja disuruh masuk lagi sama suster. Sementara gue juga butuh 2 kantong darah lagi.

Saat itu gue mikir… gue cari buat gue dulu deh, baru buat ibu itu. Jadilah gue tetep sebar info dan telpon sana sini.

Lalu… dokter dateng dan bilang kalau gue kurang 1ktg lagi. Anaknya ibu itu juga masuk ke kamar gue dan tetep menjatuhkan harapannya ke gue untuk cari darah. Dimarahin donk doi sama dokter, orang gue pasien.

Puji tuhan ada beberapa pendonor yg nelpon dan bilang darah untuk gw sudah terpenuhi dan darah untuk ibu di kamar sebelah juga, karena gue kasi dua nama; Gue dan Ibu itu.

Malemnya anaknya ibu itu bilang ke gue ‘darah ibu saya sudah terpenuhi. Saya sudah bulak-balik nyari di PMI. Mbak juga sudah terpenuhi, ya? Alhamdulillah.’

Gue akuin gue bukan santa, bukan orang suci yg hatinya murni banget, malah cenderung sombong sampe2 bete karena ibu itu ga bilang terima kasih sama sekali.

Advertisements

Bitch Got Crabs

•September 11, 2015 • 3 Comments

Few Months ago i told my Big Bro that i wanted to donate my body parts when i die if necessary. Might be for medical research or someone who need transplant. Because i felt really really healthy that day, EVEN NOW! I can go to the Gym and do muaythai right now, or hike MountĀ  Merbabu and drink vodka or beer even if i feel pain in my waist. #dang!

But something weird happens, i felt not good about my body because i keep bleeding between my periods. I knew that’s not good, really really not good, but i kept talking to my self “there’s nothing wrong” even if i knew there must be something wrong. And it became more strange. #duh

So, last month i went to Hospital to get papsmear. And doctor who did the pap test was shocked and asked me to do biopsi, because there was something strange in my cervix. They also asked me to do Rapid Test for HIV because they saw tattoo in my hand. At first i thought it was nonsense and i was sure i was clean, but my brother and my doctor friend were motivated me because it’s important, so i did it anyway. Thank you, Guys…

After one week, i came back again to get the result. I was litle bit afraid about the HIV one but i kept myself calm by making sure everything was gonna be allright. Yhea, everything gonna be allright. I’m HIV Negative #fyuh.
Unfortunately the biopsi result was not really good because there’s precancerous changes in my cervix. They diagnosed me with Cervical Cancer but they didnt know how bad it was, so they referred me to Oncologist.

WEEKPOYNT_

Now i have to take some cervical cancer treatment in this public hospital, but the administration can be a bit dickish at times, because this government health insurance program i use is li’l bit confusing and complicated. It’s makes me difficult to figure it out because i am living alone while at the same time dealing with this crab. But thank you anyway, dear government.

government.

Broken

•May 28, 2015 • 1 Comment

Broken.

Ketidakistimewaan Yogyakarta di Mata Warga

•March 10, 2015 • 2 Comments

OMG, this is sad. so sad šŸ˜

warga berdaya

2015 03 - Jogja Istimewa 5

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta baru saja meluncurkan logo baru yang digadang-gadang sebagai strategi branding yang akan membuka pintu kesejahteraan bagi Yogyakarta. Namun, proyek logo yang direncanakan menggunakan anggaran total hingga 1,5 milyar rupiah ini sebenarnya telah mendapatkan banyak kritik dari warga Yogyakarta sendiri. Sisi urgensi dan sisi proses/prosedur yang tidak tepat adalah hal yang sangat disayangkan oleh warga. Langkah yang sangat tidak istimewa telah dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Melalui media sosial, Warga Berdaya Yogyakarta mengingatkan publik untuk tidak terbuai oleh langkah pemerintah daerah tersebut. Logo sama sekali tidak penting jika dibandingkan denganĀ  beragam pekerjaan rumah besar yang ada di Yogyakarta, seperti penanggulangan kemiskinan, permasalahan pendidikan, ancaman atas keberagaman, kerusakan lingkungan, penyalahgunaan izin, dan sebagainya. Di bawah ini adalah pesan-pesan pengingat warga berdaya Yogyakarta terhadap situasi di atas.

2015 02 - Jogja Istimewa 5

View original post 1 more word

Hallo Rs Fatmawati 3

•March 10, 2015 • Leave a Comment

LAGI! Salah satu dari beberapa pengalaman pengguna BPJS. Anyway, semoga masnya lekas sembuh ya? Semoga kita selalu dalam kesehatan. Amiin… šŸ™‚

Leukemia

20150211_090355

Senin 16 pebruari 2015 pukul 16.30.

View original post 1,221 more words

•March 6, 2015 • 3 Comments

Jadi kalau ada temen yang nikah dan bingung mau ngasi kado apa, cukup bungkusin silica aja biar hubungan pernikahannya awet.

Dijadiin kado buat temen atau pasangan juga bisa biar hubungannya berlanjut terus.

Karena semua berawal dari niat yang tulus, meski hanya berupa simbol.

#lifelesson

View on Path

Arti Logo Baru dan Tagline Jogja Istimewa Menurut Saya

•March 4, 2015 • Leave a Comment

Rasarab's Blog | Pakar SEO Muda | Pesepeda Jogja

1414650557740402291

logo jogja baru 4- rasarab

logo jogja baru  3- rasarab

logo jogja baru 2- rasarab

logo jogja dini

Arti Logo dan Tagline Jogja Baru Menurut Saya, mungkin seperti itu judul tulisan yangakan saya tulis kali ini. Sebagai orang asli Jogja yang lahir dan tinggal di kota ini ane juga akan ikutan menyumbang unek unek yang ada. Berikut arti logo jogja baru menurut aslinya :

Jujur baru tahu logo baru jogja istimewa itu hasil urun rembug, penciptaan bersama seluruh warga Jogja. Ane kira itu tender refisi dari yg TOGUA dulu, Seperti yang kita tahu tender logo baru jogja istimewa menurut kabar senilai seginiĀ . Kalau logo baru ini adalah logo hasil urun rembuk bukan refisi dari tender sebelumnya berarti tender sebelumnya itu tetep jadi atau batal atau gimana? ini juga yang membuat ane bertanya.

Oke logo yang baru ini adalah hasilĀ urun rembug, penciptaanā€¦

View original post 1,114 more words